Membuat
anak bisa berbicara dan berkomunikasi dengan orang sekitarnya adalah mudah dan
dapat diajarkan secara natural. Ketika mereka mendengar apa yang diucapkan oleh
orang tua mereka, atau siapa saja, maka sudah dipastikan satu tahapan proses
belajar mengajar tentang komunikasi sudah terbangun. Jika yang didengar itu
adalah bahasa Inggris misalnya, maka yang akan diucapkan juga bahasa tersebut.
Lain halnya pembelajaran tentang menulis dan
membaca, literasi tidak bisa dikuasai begitu saja seperti halnya belajar
berbicara. Perlu adanya modul belajar, konsep serta pembimbing yang mampu
membantu proses tersebut. Terlebih jika yang diajarkan adalah bahasa Inggris???
Tentunya dibutuhkan konsep modul yang berkualitas dan tenaga pengajar yang baik
pula.
Menjawab tantangan itu, Herlina Mustikasari
Mohammad, ibu 6 orang anak, yang pakar di bidang linguistik, mencoba untuk
memberikan kemampuan berharganya itu kepada siapa saja yang mau anaknya bisa
membaca dan menulis bahasa Inggris dalam usia dini. Tepat pada tahun 2006
setelah mengalami pengujian modul yang dibuatnya untuk keperluan S3 nya, selama
kurun waktu 2001-2005, wanita yang profilnya pernah masuk dalam Majalah Swa dan
Eksekutif ini mencoba untuk mengembangkan secara luas modulnya dalam bisnis,
dengan memberinya nama Easy Reader, kursus bahasa Inggris untuk anak usia 2.5
sampai 10 tahun.
Easy reader adalah sebuah lembaga pendidikan
non formal berbasis pembelajaran literasi bahasa Inggris yang didalamnya
mencakup belajar membaca dan menulis dalam bahasa Inggris dengan sistem fonik,
selain conversation dan grammar.
Berbagai keunggulan ditawarkan lembaga ini, diantaranya adalah modul design
literasi yang mumpuni yang sudah teruji. Kemudian mempunyai 40-an teknik
mengajar yang selalu diinovasi setiap saat. Dan pastinya tidak mempunyai
pesaing yang sama persis dengannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar